Peta Tutupan Lahan (Land Cover) dengan Citra Satelit

Peta Tutupan Lahan (Land Cover) dengan Citra Satelit – Data klasifikasi Tutupan Lahan (Land Cover) mengacu pada data yang merupakan hasil dari pengklasifikasian data citra satelit mentah menjadi data Klasifikasi Tutupan Lahan (Land Cover) . Klasifikasi citra bertujuan untuk pengelompokan atau melakukan segmentasi terhadap kenampakan-kenampakan yang homogen dengan menggunakan teknik kuantitatif.

Peta Tutupan Lahan (Land Cover) dengan Citra Satelit

Tutupan lahan (and cover) berbeda dengan penggunaan lahan (land use) meskipun dua istilah ini sering digunakan secara bergantian. Penggunaan lahan adalah deskripsi tentang bagaimana orang memanfaatkan lahan dan kegiatan sosial ekonomi – perkotaan dan lahan pertanian merupakan dua kelas penggunaan lahan yang paling umum dikenal. Pada satu titik atau tempat, mungkin ada beberapa alternatif dan penggunaan lahan, spesifikasi yang mungkin memiliki politik dimensi.

Salah satu isu land cover (tutupan lahan) utama adalah bahwa setiap survei mendefinisikan objek yang berbeda dengan nama yang sama. Sebagai contoh, ada banyak definisi ‘Forest’, yang sebenarnya terdapat fitur hutan yang berbeda-beda (tinggi, tutupan kanopi, hutan produksi, hutan kerapatan tinggi, hutan kerapatan rendah, dan lain-lain )

Citra satelit dan GIS untuk Tutupan Lahan (Land Cover) adalah kunci untuk aplikasi yang beragam seperti lingkungan, kehutanan, hidrologi, pertanian, dan geologi. Manajemen Sumber Daya Alam, Perencanaan dan program Pemantauan bergantung pada informasi yang akurat tentang  tutupan lahan (land cover) di suatu daerah.

Vegetation Index Maps Peta Tutupan Lahan (Land Cover) dengan Citra Satelit

Citra satelit resolusi tinggi telah memfasilitasi kegiatan penelitian ilmiah di landscape dan skala regional. Ketersediaan citra satelit dapat memberikan resolusi spasial <0.5m untuk analisis pertumbuhan perkotaan dan pembangunan transportasi untuk penilaian dan pemantauan. Selain itu, band multispectral, dapat memberikan peningkatan resolusi spektral yang dapat digunakan untuk menganalisis lebih lanjut dan mengklasifikasikan kondisi lingkungan, land cover (tutupan lahan) dan deteksi perubahan, dan bagaimana pertumbuhan perkotaan dan terkait dampak pembangunan transportasi.

Analisis citra satelit memungkinkan untuk:

  • Analisa cepat dan akurat
  • Kuantitatif penilaian vegetasi hijau
  • Mendasari karakteristik tanah

Citra satelit memungkinkan pengamatan langsung dari permukaan tanah pada interval berulang-ulang dan karena itu memungkinkan pemetaan dalam pemantauan dan penilaian:

  • Kesehatan tanaman
  • Mengubah deteksi
  • Mengetahui Kualitas Air
  • Analisis lingkungan
  • Penghematan Energi
  • Pemetaan dan landscape Irigasi
  • Peta Karbon
  • Tanah dan Analisis Kesuburannya

 

Bagikan Artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.