Gempa Nepal: Kehancuran di Peta dan Citra Satelit

Gempa Nepal: Kehancuran di Peta dan Citra Satelit – Ribuan orang kehilangan nyawa dan ribuan lainnya luka-luka pada gempa 7,8 SR yang melanda ibukota Nepal, Kathmandu dan sekitarnya pada 25 April.

Gempa itu diikuti oleh sejumlah besar gempa susulan, termasuk gempa 7,3 SR pada tanggal 12 Mei.

Peta animasi: Gempa bumi dan 120 gempa susulan

Gempa Nepal: Kehancuran di Peta dan Citra Satelit

Untuk melihat animasi klik di sini

Pengamatan Magnitude Gempa Nepal Per Hari

Magnitude Gempa Nepal

Di antara daerah yang terkena dampak terbesar adalah Sindhupalchok, di mana lebih dari 2.000 orang meninggal. Di ibukota, Kathmandu, lebih dari 1.000 tewas. Ribuan lainnya luka parah tertimpa puing-puing yang disebabkan oleh gempa utama atau gempa susulan kuat yang mengguncang wilayah tersebut. Gunung Everest juga terkena longsoran mematikan setelah gempa pada tanggal 25 April.

 Daerah yang paling parah terkena dampak

Daerah terparah terkena dampak gempa

Sejak gempa terjadi, orang-orang tinggal di kamp-kamp darurat di sekitar Kathmandu, yang telah kehilangan tempat tinggal akibat gempa atau karena mereka terlalu takut untuk tinggal di dalam rumah mereka. Beberapa telah mencoba untuk meninggalkan ibukota di tengah kekhawatiran gempa susulan lebih lanjut.

Banyak tempat bersejarah di negara itu telah rusak parah, termasuk candi dan monumen.

Kathmandu

Analisis citra satelit yang diambil sebelum dan setelah gempa dahsyat mengungkapkan bahwa lebih dari 180 bangunan di pusat kota yang padat penduduk hancur.

Sedikitnya empat dari tujuh situs Warisan Dunia Unesco di lembah Kathmandu.

Bangunan rusak akibat gempa

Kerusakan bangunan di Kathmandu: 27 April 2015

 

Dharahara tower, Kathmandu: 27 Oktober 1998 dan 26 April 2015

 

Dharahara tower

 

Di Ibukota Durbar Square – Nepal, kediaman kerajaan sampai abad ke-19 – juga terkena dampak, banyak bangunan sudah menjadi puing-puing.

Durbar Square

Durbar Square: Sebelum dan sesudah gempa dilihat dari citra satelit

Durbar Square sebelum gempa

Durbar Square, Kathmandu: February 2015

Durbar Square setelah gempa

Durbar Square, Kathmandu: 27 April 2015

 

Tempat penampungan sementara telah didirikan di ruang terbuka di kota – seperti tanah lapang dan stadion. Mereka memberikan beberapa perlindungan kepada keluarga yang telah kehilangan rumah mereka atau mereka yang takut untuk tinggal di rumah setelah gempa utama dan gempa susulan yang kuat.

'Tent city'

‘Tent city’: Lapangan di Katmandu yang digunakan untuk menampung pengungsi. Gambar mealui citra satelit sebelum dan setelah gempa

Narayanhiti Palace

Narayanhiti Palace: Lapangan di Katmandu yang digunakan untuk menampung pengungsi. Gambar mealui citra satelit sebelum dan setelah gempa

 

Sumber: BBC

Bagikan Artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *