Citra Satelit Untuk Eksplorasi Mineral

Citra satelit banyak digunakan untuk eksplorasi mineral dan minyak bumi. Penggunaan citra satelit biasanya merupakan tahap awal dalam pencarian sumber mineral, terutama barang tambang. Citra satelit seperti GeoEye-1, WorldView-2, QuickBird, IKONOS, Pleiades, ASTER, dan LANDSAT memiliki kegunaan dalam bidang geologi, karena bisa melakukan pemetaan skala besar dan sensor citra satelit yang memiliki multi band warna. Sehingga, memungkinkan kita dalam menafsirkan panjang gelombang yang tidak bisa dilihat oleh mata manusia, seperti di near infraredshort wave infrared dan thermal infrared untuk mengidentifikasi struktur permukaan bumi.

citra satelit ikonos

Citra satelit IKONOS pada operasi pertambangan di Nevada

Citra sateit mutispektral dan tematik memungkinkan peneliti untuk mengumpulkan data refleksi dan penyerapan sifat-sifat tanah, batuan, dan vegetasi. Data ini dapat digunakan untuk menafsirkan litologi batuan permukaan yang digunakan untuk mengidentifikasi clay, oksida, dan soil.

Penggunaan citra satelit dalam eksplorasi mineral, umumnya menggabungkan data citra pankromatik dan multispektral. Penggunaan sensor citra satelit resolusi tinggi meningkat selama dekade terakhir seperti GeoEye-1 (0.41m) dan WorldView-2 (0.46m). Kedua sensor tersebut memberikan citra pankromatik dan multispektral yang digunakan untuk analisis spektral pada pemetaan, pemantauan, dan analisis tutupan lahan, klasifikasi NDVI, klasifikasi litologi, pemantauan lingkungan, pembangunan, perencanaan penggunaan lahan, visualisasi dan simulasi lingkungan seperti Digital Elevation Model ( DEM ) dalam tampilan 3D.

citra satelit aster

15m ASTER pada pertambangan Gurun Atacama, Chili
@NASA / GSFC / METI / ERSDAC / Jaros, dan US / ASTER

aster satellite image mining escondida chile

Citra ASTER tersebut mncover 30 x 37 km di Gurun Atacama, Chile. Perekaman data 23 April 2000. Perambangan tersebut berada pada ketinggian 3050 m, dan mulai beroperasi pada tahun 1990. Gambar pertama (atas) adalah komposit band 3-2-1. Gambar kedua (bawah) menampilkan SWIR band 4-6-8, dan menyoroti perbedaan litologi dan perubahan struktur permukaan.

Ahli geologi dan Geoscientists telah menggunakan citra satelit untuk :

  • Memilih satuan batuan (stratigrafi)
  • Mempelajari ekspresi dan sejarah geologi (geomorfologi)
  • Mneentukan strata struktur batuan (lipatan dan fault)
  • Mengevaluasi perubahan dinamis dari peristiwa alam (misalnya, banjir, letusan gunung berapi)
  • Menentukan tanda-tanda mineral pada permukaan
  • Fungsi dasar pemetaan geologi.
citra satelit aster

DEM ASTER pada pertambangan Argyle Diamond, Australia

(Source: Satimagingcorp)

Ingin order citra satelit ASTER? Atau citra satelit resolusi tinggi?

Terra Image merupakan reseller data citra satelit resolusi tinggi (high resolution), resolusi menengah (medium resolution), dan resolusi rendah (low resolution) dari berbagai sensor satelit seperti GeoEye-1, WorldView-2-Worldview 1, QuickBird, IKONOS, Pleiades, ALOS, SPOT-6, SPOT-5, ASTER, Landsat dan produk penginderaan jauh lainnya untuk analisis dan aplikasi pemetaan seperti Sistem Informasi Geografis (GIS), seperti DEM IFSAR, TerraSAR-X untuk simuasi 3D, contour, dan lain-lain. Terra Image juga fokus pada pengolahan data citra satelit, meliputi proses orthorectification, pansharpening/fuse, cloud remove/colud reduction, color enhancement & color balancing, mosaicking, dan lain-lain.

Hubungi Kami untuk informasi lebih lanjut.

Email: sales@terra-image.com

Telp: 081314697608 / 081809401869

 

Bagikan Artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *